MOVE UP!!!
Aku sudah pernah bercerita, sejauh mana aku suka alam.. . Aku bergetar, tak kuasa menahan senang, bahagia, bersyukur atas nikmat Allah, karenaNya aku bisa menikmati alam yang telah Allah ciptakan dengan begitu indaah. . .
Sejak kecil aku suka tantangan, suka hal-hal yang gak umum, main layangan diatas genteng, lomba panjat pohon di sekolah.. Yaah hal-hal yang gak 'girly' banget. Sejak dulu pun aku sangat suka membolang, setiap sore setelah pulang sekolah, aku ke sawah belakang rumah nenekku, waktu itu masih ada sawah yang luas dan hijau yang menghadap ke barat tepat dengan view gunung putri tidurnya.. .sangat indah~
Sawah belakang di rumah nenekku itu sudah kutelusuri dari ujung ke ujung, pernah suatu ketika aku masuk 'nyemplung' kedalam lumpur sawah yang dalamnya seperut hanya karena dikejar ayam jago di pematang sawah. :3
Adalagi, pagi-pagi ketemu ular makan kadal, waw banget pemandangan seperti itu sangat natural memgasyikan.
Dari dulu aku selalu ingin camping, bisa tidur berlangitkan bintang, itu adalah hal yang sangat romantis bagiku. Tapi sampai sekarang aku belum pernah merasakannya. Alasannya karena ortuku pasti tak mengijinkan. Aku suka mbolang, hanya saja aku punya asma, itulah kenapa sejak masa pramuka di sd, kalau ada agenda camping, aku tak diijinkan ikut. Karena mereka terlalu sayang padaku, mereka khawatir asmaku kambuh karena kena udara dingin.
Waktu pun berlalu, aku tetap sama, suka mbolang dan masih punya asma. Dan Allah ijinkanku pertama kalinya treking ke puncak gunung, dan asmaku tak kambuh. Alhamdulillah.. .
Ini pertama kalinya, ke puncak dengan medan pendakian yang menanjak, ketinggian 2000mdpl, dan bisa sampai puncak. Bagiku ini adalah permulaan. Kalau ke bukit sudah sering, sawah pantai apalagi. Treking hutan terparah dengan medan sulit juga pernah saat ke segara anakan sempu. Dan sekarang puncak gunung panderman.
Meskipun aku tak bisa menempuh puncak dengan secepat orang yang tak punya sakit asma, tapi aku bisa sampai puncak. Capek iya, luka-luka iya juga, lemes hampir pingsan pun iya, tapi anehnya aku tak bisa menahan luapan emosi bahagia ketika treking ke puncak maupun saat turun. Aku seperti sedang jatuh cinta, yah memang, jatuh cinta pada alam.
Aku dapat banyak sekali pelajaran saat pendakian ke panderman, tentang solidaritas, pengertian teman perjalanan, tentang kebersamaan, perjuangan, dan optimisme. Meski begitu lelah hingga aku merasa diujung kesadaran, aku selalu yakinkan diriku, you can do it! Ditambah mereka yang terus menyemangatiku membuatku semakin kuat tuk teruskan langkah. Yah,seberat apapun jalannya kadangkala kita hanya butuh keyakinan, karena keyakinan akan melahirkan kekuatan.
Subhanallah walhamdulillah, walaailaahaillallahu allahuakbar~
Semoga Allah selalu kuatkan langkah tuk menjelajahi bumiNya, tuk mentadaburi alamNya.. .
Komentar
Posting Komentar